Jumat, 21 September 2018

lah tahzan-jangan bersedih

Assalammualaikum wr . wb 

   Saya menulis artikel ini untuk siapa saja yang senantiasa merasa hidup dalam bayang-bayang kegelisahan, kesedihan dan kecemasan, atau orang yang selalu sulit tidur dikarenakan beban duka dan kegundahan yang semakin berat menerpa. Dan tentu saja, siapa di antara kita yang tidak pernah mengalami semua itu?
   Banyak cara untuk menghadapi masalah, namun menurut saya ini yang lebih penting , yaitu:
1.Sabar
   Dalam agama, sabar mempunyai kedudukan yang sangat urgen, bahkan ia merupakan bagian dari agama itu sendiri, di mana sabar adalah tempat berteduhnya bagi para penyabar, dan merupakan harta simpanan dari simpanan-simpanan di surga. Yang mana Allah Ta'ala telah menjanjikan bagi orang-orang yang sabar dengan pahala yang sangat besar, hal itu seperti yang di jelaskan dalam firmanNya:




Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas". QS az-Zumar: 10.

2.mengucapkan kalimat istirja 
   “Jika seseorang di timpa musibah, maka pertama kali yang harus dilakukan untuk bisa mengobatinya yaitu kembali kepada Allah Ta'ala dengan mengucapkan:


"Sesungguhnya Kami adalah milik Allah dan kepada-Nya-lah Kami kembali". QS al-Baqarah: 156.

3. Berbaik sangka 

   Suatu hal yang wajib bagi kita semua yaitu suudhon dhon (berbaik sangka.pent) kepada Allah Azza wa jalla bahwa yang namanya pertolongan dan jalan keluar itu pasti dekat adanya, bahwa kesulitan itu selalu di iringi bersama kemudahan. Demikian juga berbaik sangka kepada orang lain yang punya masalah denganmu atau dengan orang merupakan sumber masalah tersebut, karena ada kemungkinan yang terjadi, mungkin dirinya mempunyai pandangan yang berbeda denganmu, atau dirinya paham tapi salah dalam memahaminya
4 .Intropeksi diri
    Ingat kematian, kubur, dan hari kiamat

Instropeksi diri sendiri sekarang menjadi suatu barang yang sangat langka di kerjakan oleh manusia terlebih pada zaman ini, dan manakala turun sebuah musibah baru dirinya menghadap kepada Allah Azza wa jalla dengan hatinya, setelah itu ia sadar bahwa dirinya sangat kurang sekali pada sisi ini (untuk mengoreksi diri sendiri), sedangkan akalnya mengetahui bahwa kehidupannya yang di inginkan yaitu kehidupan yang bahagia dan tentram

5.Mencari solusi terbaik 
   Kemarahan biasanya itu menutupi cara berpikir yang sehat dan mengarahkan pada cara berpikir yang bengkok dan menyimpang, yang bilamana keduanya ada maka dia akan menguasai sikap sentimental. Oleh karena itu di anjurkan supaya tenang (ketika sedang marah), dan menahan dengan cara yang baik tanpa terpancing emosi dengan situasi yang sedang terjadi.
Dalam sebuah hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, diriwayatkan.


Datang seorang sahabat kepada Rasulallah Shalallahu 'alaihi wa sallam dan mengatakan kepada beliau, "Ya Rasulallah berilah aku wasiat". Beliau berkata: "Jangan marah". Orang tersebut masih mengulang-ulang terus, lantas Nabi Shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Bukanlah orang yang kuat itu (yang menang) dalam gulat, tetapi orang yang kuat (adalah) orang yang mampu menguasai dirinya ketika sedang marah". Mutafaqun 'alahi. 

6 . kerjakan sholat istikharoh 

   sholat istikharoh yang telah di ajarkan oleh Nabi Shalallahu 'alaihi wa sallam kepada kita sebagaimana telah shahih dalam sebuah hadits.
Nabi Shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Kalau salah seorang di antara kalian hendak melakukan sesuatu hal, hendaknya ia melaksanakan sholat dua rakaat selain sholat wajib

sebenarnya masih banyak yg lagi cara lain untuk menghadapi masalah, namun menurut saya ini solusi yang harus kita pikirkan , , dan yang terakhir

7.Mengembalikan semua urusan kepada allah 
   Seorang manusia seberapa pun sedih dan merananya di dunia ini, tidak ada yang lain kecuai sesuatu yang telah di takdirkan baginya oleh Allah Azza wa jalla, maka jika dia telah berusaha dengan segala kemampuannya, meminta nasehat kesana kemari pada orang yang dia percayai, sholat istikharoh juga sudah di kerjakan, namun semua perkaranya berada di tangan Allah Azza wa jalla, yang mengatur segala urusan makhlukNya sesuai dengan apa yang di kehendakiNya. Oleh karena itu selalu berbaik sangkalah pada hukum dan ketentuan Allah Azza wa jalla, terlebih jika dirimu telah berusaha sekuat tenaga.

Nah seperti itu lah solusi dari sebuah masalah yang selalu kita hadapi ,, Ingat setiap masalah pasti ada solusi nya karna allah SWT tidak akan memberikan masalah melebihi kemampuan umat nya

Sekian dari saya , semoga bermanfaat :)
wasalammualaikum wr. wb
Jangan lupa komen ya :) 

lah tahzan-jangan bersedih

Assalammualaikum wr . wb     Saya menulis artikel ini untuk siapa saja yang senantiasa merasa hidup dalam bayang-bayang kegelisahan, kese...